Breaking News

Home / Pidie Jaya

Selasa, 1 September 2026 - 23:15 WIB

Tanam Pohon, Siswa SLB Pidie Jaya Rayakan HARDIKDA Aceh

PIDIE JAYA _ Acehpress.co.id – Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan tampak di halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pidie Jaya, Selasa pagi (1/9/2026).e Puluhan siswa dengan berbagai kebutuhan khusus, Kepala Sekolah Purnama Putra, S.Pd, M.Pd, didampingi Guru Pendamping Muhadir, S.Pd, serta para guru dan staf sekolah, dengan antusias mengikuti kegiatan menanam pohon dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) Aceh ke-67 yang jatuh pada 2 September 202

Bukan sekadar seremonial belaka, kegiatan penghijauan ini menjadi momen istimewa yang sarat makna. Dengan alat berkebun sederhana—cangkul, sekop, dan ember kecil—mereka secara bergantian menggali lubang, meletakkan bibit tanaman, lalu menimbun dan menyiramnya dengan penuh kehati-hatian. Tawa dan sorak sorai kecil sesekali pecah saat tanah basah menciprat ke seragam mereka, namun tak satu pun tampak mengeluh. Justru di balik keterbatasan fisik dan komunikasi, terpancar kesungguhan dan kegembiraan yang menyentuh setiap orang yang menyaksikan.

Kepala SLB Negeri Pidie Jaya,Kepala Sekolah Purnama Putra, S.Pd, M.Pd  dalam sambutannya di sela-sela kegiatan, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata dari pembelajaran karakter yang selama ini diterapkan di sekolah.

“HARDIKDA bukan hanya tentang angka dan prestasi akademik, tetapi juga tentang membentuk insan yang berkarakter. Melalui kegiatan menanam pohon ini, kami ingin menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap alam sejak usia dini. Kami ingin anak-anak kami merasakan langsung bahwa mereka adalah bagian penting dari masa depan Aceh,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa jenis bibit yang ditanam pun dipilih secara khusus, terdiri dari pohon pelindung seperti trembesi dan mahoni, serta pohon buah-buahan seperti jambu, rambutan, dan mangga. “Harapannya, kelak pohon-pohon ini tidak hanya membuat sekolah rindang dan sejuk, tetapi juga dapat dinikmati buahnya oleh generasi-generasi selanjutnya. Ini adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan dan kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga:  Syeh Likee dan Generasi Cilik Kuta Batee Rawat Tradisi Aceh

Salah satu guru pendamping, Muhadir, S.Pd, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan ini telah dilakukan selama sepekan terakhir. Para siswa diberikan pengenalan mengenai pentingnya pohon bagi kehidupan, mulai dari fungsi akar menahan air hingga daun yang menghasilkan oksigen.

“Mereka sangat antusias. Bahkan ada siswa yang bertanya kapan pohon yang mereka tanam akan berbuah. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki harapan dan mimpi untuk masa depan. Menanam pohon bagi mereka adalah cara mereka berkata, ‘Saya ada, dan saya bisa memberi manfaat,'” jelasnya.

Aksi penghijauan ini kemudian berlanjut ke area sekitar sekolah, termasuk tepi jalan desa dan lahan kosong di dekat kompleks pendidikan setempat. Warga sekitar yang melihat kegiatan tersebut pun ikut terharu dan memberikan dukungan moril. Beberapa orang tua siswa yang datang mengantar pun tak kuasa menahan haru melihat buah hati mereka yang istimewa turut berkontribusi bagi lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis bibit pohon dari pihak sekolah kepada perwakilan siswa untuk dirawat. Para siswa berjanji akan menyiram dan merawat tanaman tersebut setiap hari secara bergiliran.

Semangat yang ditunjukkan oleh siswa-siswa hebat SLB Negeri Pidie Jaya ini menjadi pesan yang sangat kuat bagi masyarakat luas. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan mencintai tanah air. Mereka adalah bukti hidup bahwa setiap individu, apa pun kondisinya, memiliki hak dan kemampuan untuk menyumbangkan sesuatu yang berharga bagi bumi dan daerah tercinta, Aceh.

Momentum HARDIKDA ke-67 tahun ini bukan hanya tentang peringatan, tetapi juga tentang penanaman harapan—harapan bahwa pendidikan inklusif akan terus tumbuh subur, dan harapan bahwa generasi penerus Aceh, dengan segala keunikan mereka, akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan peduli lingkungan.  (CM)

Share :

Baca Juga

Agama

Syeh Likee dan Generasi Cilik Kuta Batee Rawat Tradisi Aceh

Pidie Jaya

Kapolres dan Kopjay Ontelis Tua: Gowes Bangkit di Meureudu

Pidie Jaya

Maulid Nabi, Bupati Pidie Jaya Ajak Perkuat Akhlak dan Persatuan

Pidie Jaya

Hujan dan Angin Kencang, Warga Sekitar Tutue Krueng Meureudu Tingkatkan Kewaspadaan

Pidie Jaya

Lantunan Syair Maulid Membahana, Grup Zikir Pesantren YPI Riyadhul Mubarak Tampilkan Harmoni Sempurna di Pidie Jaya

Pidie Jaya

Kemensos Bentuk Kampung Siaga Bencana di Pidie Jaya, 60 Taruna Muda Resmi Dikukuhkan

Aceh

PMI Pidie Jaya Gandeng Dinkes Gelar Donor Darah Berhadiah Doorprize

Pengairan

Krueng Meureudu di Ambang Kehancuran: Ketika Sungai Masa Kecil Kini Menuntut Penyelamatan