Breaking News

Home / Pidie Jaya

Senin, 29 Juni 2026 - 23:08 WIB

Kemensos Bentuk Kampung Siaga Bencana di Pidie Jaya, 60 Taruna Muda Resmi Dikukuhkan

PIDIE JAYA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI resmi membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Pembentukan program tersebut ditandai dengan pengukuhan 60 Taruna Muda Siaga Bencana oleh Bupati Pidie Jaya di Aula Kantor Camat Meurah Dua, Minggu (29/6/2026).

Program Kampung Siaga Bencana merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kepada Kemensos RI sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Kecamatan Meurah Dua menjadi wilayah pertama yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pidie Jaya, Azharydi, S.Pi., M.M., mengatakan realisasi program tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Kemensos RI. Menurutnya, usulan yang diajukan pemerintah daerah mendapat respons positif sehingga pembentukan Kampung Siaga Bencana dapat diwujudkan.

Kegiatan pembentukan Kampung Siaga Bencana berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Juni 2026. Sebanyak 60 peserta dari 19 gampong di Kecamatan Meurah Dua mengikuti pelatihan untuk dipersiapkan menjadi relawan dan penggerak kesiapsiagaan bencana di desa masing-masing.

Baca Juga:  Edy Motor, Bengkel Sederhana dengan Kualitas Servis yang Dipercaya Pelanggan

Peserta terdiri atas 35 laki-laki dan 25 perempuan berusia 21 hingga 35 tahun. Selama pelatihan mereka mendapatkan materi tentang mitigasi bencana, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan pascabencana, serta pendidikan dasar kebencanaan guna meningkatkan kemampuan teknis, kepemimpinan, disiplin, dan kepedulian sosial.

Bupati Pidie Jaya menegaskan bahwa pengukuhan Taruna Muda Siaga Bencana bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi amanah bagi generasi muda untuk menjadi pelopor kesiapsiagaan dan hadir membantu masyarakat saat terjadi bencana.

“Taruna Muda Siaga Bencana adalah harapan daerah. Jadilah generasi yang tangguh, sigap, berani, dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Pengabdian kepada sesama merupakan nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga,” ujar Bupati.

Pembentukan Kampung Siaga Bencana merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) Pascabencana Sumatera. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap program ini mampu memperkuat budaya mitigasi, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta melahirkan relawan muda yang tangguh dan siap menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di daerah.

(AFIT)

Share :

Baca Juga

Pidie Jaya

Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Kepala Bulog Sigli, Bahas Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Pidie Jaya

BSY Melaporkan Ponakan Suami, Polisi Dalami Dugaan Pengguna Sepeda Motor

Pidie Jaya

Semangat Kemerdekaan Menggema di Pidie Jaya

Pidie Jaya

Dukungan Pusat Menguat, Sibral Pacu Pemulihan Pidie Jaya

Daerah

Sekda Pidie Jaya Dorong Pemanfaatan Material Pascabanjir Lewat Pelatihan Pembuatan Genteng

Pidie Jaya

Bupati Pidie Jaya Tegaskan Tak Pernah Minta Uang kepada Masyarakat

Pidie Jaya

TNI-Polri dan Forkopimda Pidie Jaya Gelar Olahraga Bersama Perkuat Sinergitas

Pidie Jaya

Rapat Paripurna DPRK Pidie Jaya Bahas APBK Perubahan 2026, Interupsi Sempat Hentikan Sidang