PIDIE JAYA – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, S.Sos., M.E., menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang, bantuan dana, transfer, pinjaman, maupun bentuk pemberian apa pun kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan menyusul adanya laporan mengenai aksi penipuan yang mencatut nama Bupati Pidie Jaya untuk meminta sejumlah uang kepada warga.
Modus penipuan tersebut dilakukan dengan menghubungi masyarakat melalui sambungan telepon, WhatsApp, maupun berbagai platform media sosial. Pelaku mengaku sebagai Bupati Pidie Jaya atau pihak yang mewakili Bupati, kemudian meminta uang atau bantuan dana dengan berbagai alasan.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jaya, M. Riza Andika, S.Sos., M.Si., mengatakan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menerima informasi dan laporan dari masyarakat terkait adanya pihak yang diduga mencatut nama Bupati untuk melakukan penipuan.
Menurut Riza Andika, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya terhadap setiap permintaan uang yang mengatasnamakan Bupati Pidie Jaya maupun pejabat pemerintah lainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh permintaan yang dilakukan dengan cara tersebut merupakan tindakan yang patut dicurigai.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Pidie Jaya maupun di luar Pidie Jaya agar berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Bupati. Jangan mudah percaya jika ada pihak yang menghubungi dan meminta uang atau bantuan dalam bentuk apa pun. Itu bukan dari saya dan dipastikan merupakan tindakan penipuan,” tegas H. Sibral Malasyi.
Ia menjelaskan, penegasan tersebut penting disampaikan agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan yang memanfaatkan nama pejabat daerah demi memperoleh keuntungan pribadi. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga terus mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi, tidak menanggapi pesan maupun panggilan yang mencurigakan, serta tidak melakukan transfer uang kepada pihak yang mengaku sebagai Bupati tanpa adanya kepastian dan verifikasi dari instansi resmi.
Apabila masyarakat menerima telepon, pesan WhatsApp, atau menemukan akun media sosial yang mengatasnamakan Bupati Pidie Jaya untuk meminta uang, diharapkan segera melaporkan kepada aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kewaspadaan masyarakat dapat mencegah munculnya korban baru akibat modus penipuan tersebut. (Prokopim Pidie Jaya)























