Breaking News

Home / Pidie Jaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:32 WIB

Warga Gunakan Hak Pilchiksung di Pidie Jaya

PIDIE JAYA – Ribuan warga dari 31 gampong yang tersebar di tujuh kecamatan dalam Kabupaten Pidie Jaya mengikuti Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak, Rabu (24/6/2026). Pemilihan tersebut digelar untuk memilih pemimpin gampong yang akan menjabat selama enam tahun ke depan.

Pelaksanaan Pilchiksung diikuti puluhan calon keuchik dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai lebih dari 14 ribu pemilih. Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias mendatangi tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak pilih mereka.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya turut melakukan monitoring guna memastikan seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Monitoring dipimpin langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Bupati Pidie Jaya melakukan pemantauan di Kecamatan Trienggadeng yang meliputi Gampong Kuta Pangwa, Cot Makaso, dan Meucat. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Plt Kepala BPKK, Plt Kepala Dinas PUPR, Kabag Prokopim, dan Camat Trienggadeng.

Sementara itu, Wakil Bupati melakukan monitoring di Kecamatan Ulim yang mencakup Gampong Keude Ulim, Dayah Baroh, Sambungan Baro, dan Reuleut. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi tingkat gampong.

Baca Juga:  Maulid Nabi, Bupati Pidie Jaya Ajak Perkuat Akhlak dan Persatuan

Di lokasi terpisah, Sekretaris Daerah memantau pelaksanaan pemungutan suara di Kecamatan Meureudu yang meliputi Gampong Manyang Cut Meureudu, Hagu Meureudu, dan Deah Pangwa. Tim monitoring lainnya juga disebar ke Kecamatan Bandar Baru, Panteraja, Jangkabuya, dan Bandar Dua.

Data panitia menunjukkan Gampong Paru Keude di Kecamatan Bandar Baru menjadi gampong dengan jumlah DPT terbesar, yakni sebanyak 1.901 pemilih. Sementara Gampong Deah Pangwa memiliki 1.410 pemilih dan Manyang Cut Meureudu sebanyak 1.144 pemilih.

Bupati Pidie Jaya menyebutkan bahwa pemilihan keuchik merupakan momentum penting dalam menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan gampong. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

“Siapapun yang terpilih merupakan pilihan masyarakat dan harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh warga. Mari jadikan Pilchiksung sebagai sarana memperkuat persatuan, memperkokoh demokrasi, dan mendorong kemajuan gampong,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap Pilchiksung serentak tahun 2026 melahirkan keuchik yang amanah, berintegritas, serta mampu mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong. (Prokopim Pidie Jaya).

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Peduli Pendidikan Kapolres Pidie Jaya Turun ke Sekolah! Bullying, Narkoba hingga Judi Online Jadi Sorotan

Pidie Jaya

Hujan Tak Henti, Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya

Pendidikan

Membanggakan! Muslailati, S.Pd Guru / Pendidik MAN 4 Pidie Jaya Raih Penghargaan Kontributor Pemecah Rekor MURI Puisi Akrostik Terbanyak

Pidie Jaya

Socolatte Tebar Kepedulian, 500 Masker untuk Warga Pidie Jaya

Pidie Jaya

Semangati Ukhuwah, BAMUS Pidie Jaya Gelar Maulid dan Pelantikan Pengurus di TMII

Aceh

Bangkit Usai Banjir, Pasar Tani Aceh 2026 di Pidie Jaya Diserbu Warga

Pidie Jaya

Sibral Malasyi Pacu Pemulihan Sawah Pascabencana di Pidie Jaya

Agama

Berbagi Makan Malam Jum’at Berkah di Mushalla Malem Dagang, PDM Pidie Jaya Tekankan Program Berkelanjutan