Aceh Tamiang – Pemerintah Aceh menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan pelayanan publik tetap berjalan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA), Reza Saputra, S.STP., M.Si., bergerak cepat melakukan koordinasi langsung dengan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh terkait pemulihan layanan Samsat Aceh Tamiang.
Reza mengatakan, langkah cepat ini dilakukan agar masyarakat tidak dirugikan akibat terganggunya layanan administrasi kendaraan bermotor, mulai dari pembayaran pajak kendaraan, pengesahan STNK, hingga layanan Samsat lainnya.
“Dalam kondisi darurat sekalipun, negara tidak boleh absen. Bencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya pelayanan publik. Justru di saat seperti ini, negara harus hadir lebih cepat dan lebih kuat,” kata Reza, Minggu (18/01/2026).
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, antara lain penyesuaian mekanisme pelayanan Samsat di Aceh Tamiang, dukungan personel dan teknis dari Ditlantas Polda Aceh, penetapan jadwal pelayanan, serta percepatan pemulihan sarana dan prasarana pelayanan.
Reza menegaskan, Pemerintah Aceh bersama Polda Aceh dan Jasa Raharja berkomitmen menjaga kesinambungan pelayanan Samsat meskipun berada dalam situasi pascabencana.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mengakses layanan secara aman dan mudah, tanpa terbebani kondisi bencana yang sedang dihadapi,” ujarnya.
Pelayanan Samsat Aceh Tamiang direncanakan kembali beroperasi mulai 19 Januari hingga 14 Februari 2026, dengan skema layanan yang telah disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Langkah cepat dan koordinasi intensif ini diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana terhadap pelayanan publik sekaligus memberikan kepastian dan kenyamanan bagi masyarakat Aceh Tamiang dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraannya.
Pemerintah Aceh, lanjut Reza, akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan seluruh pelayanan publik, termasuk Samsat, dapat kembali berjalan normal seiring proses pemulihan pascabencana.(**)





















