Breaking News

Home / News / Peristiwa

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:56 WIB

Diduga Gantung Diri, Seorang Sopir Truk Ditemukan Meninggal Dunia di Desa Blang Muko

D*** (22thn), seorang sopir truk asal Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dalam mobil UD Truck CKE 250 yang terparkir di pinggir jalan raya Nagan Raya menuju Aceh Barat, tepatnya di depan Masjid Desa Blang Muko,pada Kamis malam, (15/01/2026) pukul 20.00 wib.

D*** (22thn), seorang sopir truk asal Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dalam mobil UD Truck CKE 250 yang terparkir di pinggir jalan raya Nagan Raya menuju Aceh Barat, tepatnya di depan Masjid Desa Blang Muko,pada Kamis malam, (15/01/2026) pukul 20.00 wib.

Nagan Raya – Warga Desa Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil truk pada Kamis malam, (15/01/2026) pukul 20.00 wib.

Korban diketahui berinisial D (22), seorang sopir truk asal Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dalam mobil UD Truck CKE 250 yang terparkir di pinggir jalan raya Nagan Raya menuju Aceh Barat, tepatnya di depan Masjid Desa Blang Muko.

Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara., S.I.K., M.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H. Polres Nagan Raya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri menggunakan tali tambang yang terikat pada pegangan pintu bagian dalam sebelah kiri mobil.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri. Namun demikian, kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar Kasat Reskrim.

Baca Juga:  Plt. Kadisdik Aceh Dorong Pembinaan Karakter Siswa Lewat Penghijauan Sekolah

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Keuchik Desa Blang Muko menerima laporan dari warga dan selanjutnya diteruskan kepada perangkat desa.

Saksi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap barang pribadi korban, petugas juga menemukan rekaman pesan suara (voice note) pada aplikasi WhatsApp yang mengindikasikan adanya pertengkaran antara korban dengan kekasihnya sebelum kejadian.

Temuan tersebut saat ini masih didalami oleh penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Sekitar pukul 23.30 WIB, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian antara lain mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Polres Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait peristiwa ini dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian hingga hasil pemeriksaan resmi dikeluarkan.(**)

Share :

Baca Juga

Aceh

BSI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

Aceh

Mualem Hadiri Silaturahmi Bersama Menko Polkam, Dorong Harmonisasi Pusat-Daerah

Aceh

Kak Na: Silaturrahmi mempererat Ukhuwah dan Kekompakan

Aceh

Prioritaskan Pendidikan, Kadisdik Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

News

Generasi Z Nakhodai Panitia Ramadhan 1447 H Masjid Al Hidayah Meusara Agung

BPKA

BPKA Aceh Raih Penghargaan Informatif atas Keterbukaan Informasi Publik

Banda Aceh

Illiza Salurkan Bantuan ke Pidie Jaya, Berikan Trauma Healing dan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir

BPKA

Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga April 2026, Ini Penjelasan Kepala BPKA