Breaking News

Home / Aceh / News / Pendidikan

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:46 WIB

Prioritaskan Pendidikan, Kadisdik Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Kadisdik Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda Jln. Alur Meranti, Desa Sei Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang,minggu (28/12/2029).

Kadisdik Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda Jln. Alur Meranti, Desa Sei Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang,minggu (28/12/2029).

Aceh Tamiang – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, S.Pd., M.S.P, melakukan kunjungan ke SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, yang terletak di Jln. Alur Meranti, Desa Sei Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Minggu (28/12/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi sekolah yang mengalami kerusakan parah akibat banjir.

Tidak hanya meninjau, Murtalamuddin bersama rombongan juga ikut serta dalam kegiatan membersihkan ruang kelas yang masih dipenuhi lumpur.

Kegiatan ini juga mendapatkan bantuan dari Ketua dan Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh, yang secara khusus hadir untuk membersihkan sejumlah sekolah yang telah tergenang lumpur pascabanjir selama hampir sebulan.

Dalam kesempatan tersebut, Murtalamuddin menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak boleh berhenti meskipun dalam kondisi darurat.

Baca Juga:  Murthalamuddin: Gubernur Aceh Imbau Masyarakat Kuatkan Batin dan Solidaritas Lewat Doa

Ia mengharapkan agar kegiatan pembelajaran di Aceh dapat kembali berlangsung seperti biasa mulai tanggal 5 Januari 2026.

Namun, bagi sekolah yang masih terdampak banjir dan dalam tahap pembersihan, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Ajarkan apa yang bisa diajarkan, yang penting anak-anak tetap datang ke sekolah, tidak belajar sendirian di rumah,” tegasnya.

Murtalamuddin juga berharap adanya uluran tangan bantuan dari pihak luar pemerintah untuk membantu memulihkan kondisi sekolah-sekolah yang terdampak banjir.

Ia menambahkan bahwa proses belajar tidak harus selalu berfokus pada capaian akademik semata. Dalam kondisi pascabencana, pendekatan kemanusiaan justru menjadi prioritas.

Guru dapat mengisi pembelajaran dengan kegiatan yang dapat membantu siswa mengatasi trauma akibat bencana(**).

Share :

Baca Juga

Aceh

Pembersihan Longsor Gunung Salak Capai KM 31

News

Diskominfotik Banda Aceh Sosialisasi Pengelolaan PPID Dana Desa di Lueng Bata

Aceh

WAGUB ACEH AJAK PERKUAT SINERGI DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN PADA HARI JADI KE-27 ACEH SINGKIL

News

Palang Merah Hongkong Salurkan 1.500 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Pidie Jaya

Aceh

Kepala BPKA Kembali Kerahkan Relawan ASN Tahap II untuk Bantu Pemulihan di Aceh Tamiang

Aceh

Gubernur Aceh “Mualem” Terima Kunjungan dan Laporan Bantuan dari Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI)

Aceh

Wagub Dek Fadh Hadiri Pelantikan Pengurus PIRA Periode 2026-2029

Aceh

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31