Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Jumat, 19 Desember 2025 - 23:22 WIB

Pemerintah Gelar Rakor Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA di dampingi forkopimda Aceh, serta Jajaran SKPA terkait bersama Kementrian Koordinator Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan melakukan rapat koordinasi  turut hadir dalam rapat tersebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Menko secara daring, di Posko Tanggap Darurat Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Jum'at, 19/12/ 2025

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA di dampingi forkopimda Aceh, serta Jajaran SKPA terkait bersama Kementrian Koordinator Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan melakukan rapat koordinasi turut hadir dalam rapat tersebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Menko secara daring, di Posko Tanggap Darurat Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Jum'at, 19/12/ 2025

Banda Aceh  — Pemerintah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di Kantor Gubernur Aceh ,(19/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan menangani dampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Rapat melibatkan lintas kementerian pusat seperti Kemenko Infrastruktur, Kemenko PMK, Kementerian PUPR, serta unsur Pemerintah Aceh yang dipimpin Sekda M. Nasir dan Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Nazib Faisal.

Menteri Koordinator Infrastruktur AHY juga mengikuti secara daring.

Empat agenda utama dibahas, yaitu pelaksanaan tanggap darurat tahap II hingga 25 Desember 2025, rencana rehabilitasi dan rekonstruksi, mitigasi risiko bencana, serta kebutuhan dan skema pendanaan.

Baca Juga:  Nostalgia Kak Na dan Bang Ucok, Sopir Truk Tangki yang Membantunya Trabas Banjir

Sekda M. Nasir menjelaskan bahwa bencana telah merusak jalan, jembatan, jaringan air bersih, dan fasilitas umum, serta berdampak pada aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Pemerintah Aceh telah menangani bencana melalui enam klaster dan menginginkan dukungan pusat untuk mempercepat pemulihan.

AHY menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah berperan sejak fase tanggap darurat, termasuk pengiriman bantuan via udara dan pembukaan akses darat.

Ia mengarahkan sinkronisasi data kerusakan, pendampingan penyusunan rencana pemulihan, pembuatan roadmap komprehensif, serta monitoring evaluasi yang terbuka.

Setiap kementerian juga menyampaikan masukan terkait penanganan pascabencana Aceh.

Share :

Baca Juga

News

Dinas Pengairan Aceh Gelar Rapat Struktural Bahas Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2026

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Lanjutkan Komitmen Sister City, Banda Aceh-Higashimatsushima Fokus Ekonomi Masyarakat

Aceh

Bank Aceh Syariah Dukung Relaksasi Kredit OJK untuk Korban Bencana

News

Hari Kedua Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Satgas Gakkum Polda Aceh Keluarkan 10 Surat Tilang

Aceh

SMAN Modal Bangsa Aceh Pastikan Siswa Terdampak Banjir/Longsor Tetap Aman dan Semangat Belajar

Aceh

Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur

BPKA

BPKA Aceh dan Kejaksaan Tinggi, Bersinergi untuk Pengelolaan Aset Daerah yang Optimal dan Peningkatan PAD

News

Dinas Pengairan Aceh Hadiri Penyerahan CSR Dashboard “Satu Data Kedaruratan” untuk Sistem Call Center 112 Aceh