Breaking News

Home / Nasional / News / Wali Nanggroe Aceh

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:29 WIB

Dubes Uni Eropa Sampaikan Simpati Bencana Aceh dalam Pertemuan dengan Wali Nanggroe

Wali Nanggroe hadir bersama delegasi, termasuk anggota Tim Evaluasi Implementasi MoU Helsinki, yakni Prof. Dr. Syahrizal Abas, Prof. Dr. Yusri Yusuf, dan Dr. Raviq, Kamis (18/12/2025).malam

Wali Nanggroe hadir bersama delegasi, termasuk anggota Tim Evaluasi Implementasi MoU Helsinki, yakni Prof. Dr. Syahrizal Abas, Prof. Dr. Yusri Yusuf, dan Dr. Raviq, Kamis (18/12/2025).malam

Jakarta — Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia menyampaikan simpati dan solidaritas masyarakat Eropa atas bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Aceh, dalam pertemuan resmi dengan Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, Kamis (18/12/2025).

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris menyebutkan, pertemuan yang berlangsung pukul 09.00 WIB di Kantor Delegasi Uni Eropa, Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, tersebut menjadi forum dialog strategis antara Aceh dan Uni Eropa.

Wali Nanggroe hadir bersama delegasi, termasuk anggota Tim Evaluasi Implementasi MoU Helsinki, yakni Prof. Dr. Syahrizal Abas, Prof. Dr. Yusri Yusuf, dan Dr. Raviq.

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa didampingi oleh Duta Besar Spanyol, Wakil Duta Besar Belanda, serta Atase Politik Delegasi Uni Eropa.

Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, hangat, dan konstruktif.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Uni Eropa menegaskan bahwa simpati yang disampaikan merupakan wujud solidaritas komunitas Eropa terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia juga menyampaikan komitmen Uni Eropa untuk terus membangun hubungan kemitraan yang dilandasi nilai kemanusiaan dan kerja sama jangka panjang.

Baca Juga:  Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang

Selain isu kebencanaan, pembahasan pertemuan turut difokuskan pada peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan olahraga, serta pertukaran budaya antara Aceh dan negara-negara Eropa.

Kedua pihak sepakat bahwa pengembangan sumber daya manusia dan penguatan hubungan antar masyarakat menjadi fondasi penting dalam memperdalam kemitraan.

Menanggapi simpati tersebut, Wali Nanggroe menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta empati Uni Eropa dan negara-negara anggotanya.

Ia menjelaskan bahwa upaya pemulihan pascabencana di Aceh terus berjalan secara bertahap, dengan penekanan pada pemulihan sosial, stabilisasi kondisi masyarakat, serta rekonstruksi yang berkelanjutan.[]

Share :

Baca Juga

News

Rijaluddin, Ketua Komisi V DPRA, Turun Langsung Berikan Bantuan dan Semangat ke Korban Banjir di Gayo Lues

BPKA

Langkah Cepat BPKA: Layanan Samsat Aceh Tamiang Kembali Menyapa Warga Pasca Bencana

Aceh

DSI Aceh Kerahkan Tim Relawan ASN untuk Gotong Royong Massal di Aceh Utara Pasca Bencana Hidrometeorologi

News

Hari Kedua Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Satgas Gakkum Polda Aceh Keluarkan 10 Surat Tilang

Aceh

Rumah Zakat Salurkan Bantuan Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh, Didampingi Ketua Baitul Mal

News

Pemerintah Aceh Apresiasi Bantuan 1,2 Juta PIN E-Learning untuk Siswa Korban Bencana

News

DPRA Ingatkan Pemerintah Pusat: Libatkan Pengusaha Lokal untuk Aceh yang Lebih Baik Pasca Bencana”

Aceh

Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur