Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Senin, 8 Juni 2026 - 19:16 WIB

Bandar Khalifah Menuju Destinasi Wisata Religi Berbasis Sejarah dan Budaya

Acehpress _ ACEH TIMUR – Ahli waris TR Sayed Ahmad Permadani Al Haq dan Sayed Murthada bersama masyarakat menggelar musyawarah adat di kawasan Bandar Khalifah, Aceh Timur, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut membahas pelestarian situs bersejarah sekaligus merumuskan langkah pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata religi berbasis sejarah dan budaya.

 

Acara yang berlangsung di kompleks situs Bandar Khalifah itu dihadiri masyarakat dari berbagai daerah, di antaranya Idi, Panton Labu, Sungai Raya, serta sejumlah wilayah lainnya. Hadir pula perwakilan keuchik dan unsur Mukim Semanah Jaya yang memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian warisan sejarah tersebut.

 

Dalam musyawarah itu, para ahli waris menyampaikan sejumlah program prioritas yang memerlukan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Aceh, serta instansi terkait, khususnya Dinas Pariwisata.

 

Menurut mereka, kawasan Bandar Khalifah memiliki nilai sejarah, budaya, dan religi yang sangat penting sehingga perlu mendapat perhatian serius agar dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh Timur.

 

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah akses jalan menuju lokasi yang dinilai masih belum memadai. Kondisi tersebut dinilai menjadi hambatan bagi masyarakat maupun peziarah yang ingin berkunjung ke situs bersejarah tersebut.

Baca Juga:  Sekda Aceh Buka Raker Kagama, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

Selain peningkatan akses jalan, ahli waris juga mengusulkan rehabilitasi makam, perbaikan surau, penataan kawasan situs sejarah, serta pembangunan dan perbaikan jembatan sebagai sarana pendukung akses menuju lokasi.

 

Mereka berharap berbagai program tersebut dapat masuk dalam agenda pembangunan pemerintah daerah maupun provinsi guna mendukung pengembangan wisata religi yang berkelanjutan.

 

Perwakilan pemerintah yang diharapkan hadir dalam kegiatan tersebut diketahui berhalangan karena jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga tidak dapat mengikuti musyawarah secara langsung. Meski demikian, dukungan pemerintah tetap diharapkan untuk merealisasikan berbagai usulan yang telah disampaikan.

 

Para tokoh masyarakat yang hadir menyatakan komitmennya untuk terus menjaga dan melestarikan situs Bandar Khalifah sebagai warisan sejarah dan budaya yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Aceh. Mereka juga berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat wisata religi yang mampu memberikan manfaat sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

 

Melalui sinergi antara masyarakat, ahli waris, dan pemerintah, Bandar Khalifah diharapkan mampu menjadi destinasi wisata religi berbasis sejarah dan budaya yang dikenal luas serta menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Timur di masa mendatang.

 

(A.FIT)

Share :

Baca Juga

Aceh

Update Bencana Aceh: 173 Orang Meninggal, 204 Hilang

Aceh

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Aceh

Penyaluran Bantuan Bencana Tahap II IWO Succses di Aceh Timur, Selanjutnya PW IWO Akan Turun ke PD IWO Aceh Singkil

Pemerintah Aceh

Jelang Ramadhan, Sekda Aceh Koordinasi Percepatan Pembangunan Huntara dengan Kemenko Infrastruktur

News

Pelantikan 7 Ketua TP-PKK Kecamatan, Illiza: Jadikan PKK sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Aceh

DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA

News

Plt. Kadisdik Aceh Hadiri Rapat Percepatan Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana

News

Fahdlullah: mari kita ramaikan Penutupan Aceh Ramadhan Festival dan Malam Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman Aceh