PIDIE JAYA – Hujan deras disertai angin kencang membuat warga di sekitar kawasan Tutue Krueng Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya genangan maupun banjir. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, terutama karena Pidie Jaya sebelumnya sempat mengalami banjir hidrometeorologi beberapa bulan lalu.
Hujan lebat mengguyur kawasan tersebut pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 16.10 WIB hingga 17.30 WIB. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat sebagian warga memilih tetap berada di sekitar rumah sembari memantau perkembangan cuaca dan kondisi air di lingkungan masing-masing.
Kawasan Tutue Krueng Meureudu berada di antara Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua. Saat hujan turun deras, kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang diperhatikan warga karena berada di sekitar aliran Krueng Meureudu dan berdekatan dengan sejumlah permukiman serta aktivitas masyarakat.
Kekhawatiran warga semakin terasa karena mereka masih mengingat pengalaman banjir hidrometeorologi yang terjadi beberapa bulan sebelumnya. Pengalaman tersebut membuat masyarakat lebih cepat mengambil langkah kewaspadaan setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Sejumlah warga mulai memperhatikan kondisi aliran air dan kemungkinan munculnya genangan di sekitar lingkungan. Mereka memilih bersiap siaga sebagai langkah antisipasi, sehingga apabila debit air meningkat, masyarakat dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keselamatan keluarga dan harta benda.
Selain hujan yang cukup lebat, hembusan angin kencang juga terjadi pada sore hari. Kondisi cuaca tersebut membuat warga semakin berhati-hati, termasuk masyarakat di sekitar kawasan dekat Adee Kak Nah yang turut memantau situasi selama hujan berlangsung.
Warga berharap hujan segera reda dan kondisi aliran Krueng Meureudu tetap terkendali. Masyarakat juga berharap perhatian serta pemantauan terhadap kawasan yang berpotensi mengalami genangan dapat terus dilakukan, khususnya ketika curah hujan tinggi melanda wilayah Pidie Jaya.
Meski rasa was-was muncul, warga tetap berupaya menghadapi kondisi tersebut dengan tenang dan meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca, kondisi air dan lingkungan sekitar, serta saling mengingatkan apabila hujan deras kembali terjadi.
Sekitar pukul 17.30 WIB, hujan mulai mereda. Namun, warga sekitar Tutue Krueng Meureudu tetap memilih waspada mengingat kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Pengalaman banjir hidrometeorologi beberapa bulan lalu menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
(AFIT)























