Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Senin, 26 Januari 2026 - 23:32 WIB

Pendidikan Aceh Semakin Berkilau: 201 Kepala Sekolah Terima Amanah, Siap Jadi Teladan

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd menandatangani berita acara pelantikan dan sumapah jabatan Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh yang berlangsung di Anjong Monmata Banda Aceh

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd menandatangani berita acara pelantikan dan sumapah jabatan Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh yang berlangsung di Anjong Monmata Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Aceh melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Anjungan Mata Banda Aceh, Senin, (26/01/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA yang mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Dalam sambutannya, Sekda Aceh menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah bukan sekadar rotasi jabatan administratif, melainkan bentuk kepercayaan negara kepada para pendidik sebagai pemimpin pembelajaran.

“Jabatan kepala sekolah adalah amanah besar. Bapak dan Ibu adalah pemimpin pembelajaran sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya belajar yang sehat, disiplin, inklusif, dan berorientasi masa depan,” ujar M. Nasir.

Sekda Aceh juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kepala sekolah yang selama ini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan Aceh, termasuk capaian prestasi nasional dan keberhasilan mendukung program beasiswa bagi 93.579 anak yatim di 23 kabupaten/kota.

“Prestasi pendidikan Aceh di tingkat nasional tidak terlepas dari kerja keras kepala sekolah. Terima kasih atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan,” katanya.

Baca Juga:  Adakan FGD, Pemerintah Aceh Diskusi Terbuka dengan OKP dan Ormawa Terkait JKA

Namun demikian, Pemerintah Aceh menyoroti masih adanya tantangan serius, khususnya terkait anak usia 16–18 tahun yang belum mengenyam pendidikan formal. Untuk itu, para kepala sekolah diminta aktif melakukan identifikasi dan pendekatan di wilayah masing-masing.

“Jika tidak kita tangani secara serius, kondisi ini akan berdampak pada pembangunan ekonomi Aceh di masa depan. Kepala sekolah harus menjadi garda terdepan dalam memastikan anak-anak kita kembali bersekolah,” tegas Sekda.

Selain itu, upaya pemulihan pendidikan pascabencana di sejumlah wilayah Aceh juga menjadi perhatian. Pemerintah Aceh terus melakukan intervensi sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aceh turut menyinggung kebijakan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diterapkan sejak 2025 dan diharapkan semakin optimal pada 2026.

“Program ini tidak hanya memastikan kecukupan gizi peserta didik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu menangkap peluang ini,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Aceh

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah
Massa Aksi Reuni PA 212 bergerak ke arah Jalan Sudirman, Kamis (2/12). Foto: Nugroho GN/kumparan

Headline

Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat

News

Ketua DPR Aceh Dampingi Mendagri dalam Rapat Percepatan Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor

Aceh

Siswa SMA Negeri 1 Matangkuli Kembali ke Sekolah dengan Tradisi Peusijuek Pasca Banjir

Aceh Timur

Warga Teumpeun Aceh Timur Terima Bantuan Sembako dan Tenda Setelah Banjir Melanda

Aceh

Wagub Aceh Silaturrahmi dengan Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

News

Pangdam IM Hadiri Peringatan Isra Mikraj di Kodam Iskandar Muda

News

Polres Aceh Tenggara Berhasil Ungkap 119 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2025