Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:33 WIB

Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

BANDA ACEH – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir berkeliling kota untuk menyerahkan daging meugang kepada warga kurang mampu, Kamis (19/3/2026).

Aksi istri Gubernur Aceh ini cukup membuat para penerima terkejut. Perempuan yang akrab disapa Kak Na ini menyusuri kota menggunakan mobil dan berhenti jika melihat para petugas parkir atau pedagang kecil dan Abang becak.

Salah satunya Hafsah (70 tahun) mengaku terkejut saat Kak Na menghampiri dan menyerahkan daging meugang untuknya. Tak hanya menyerahkan daging meugang, Kak Na juga memborong seluruh sisa dagangannya.

Wanita yang kesehariannya berjualan buah pisang di depan salah satu toko sepatu di kawasan Simpang Lima itu merupakan salah satu korban banjir asal Panton Labu Aceh Utara.

“Rumah saya terendam saat banjir, hingga kini belum bisa ditempati lagi. Makanya sementara ini saya tinggal bersama anak saya di Gampong Laksana,” ujar Hafsah, sambil menggulung lapak karena bahan dagangannya telah habis di borong Kak Na.

“Alhamdulillah, terima kasih. Hari ini dapat daging meugang dari Ibu Ana. Dagangan saya juga diborong ibu gubernur tadi,” ucap Hafsah sumringah.

Hal senada disampaikan Aswardi (71 tahun) pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak dan mangkal di kawasan Simpang Lima ini juga mengaku terkejut saat ada mobil menepi dan seorang ibu menghampiri dan memberikan bungkusan daging meugang.

Baca Juga:  Fadhil Ilyas, Dirut Bank Aceh, Turun Tangan Langsung! Pastikan Pelayanan Maksimal di Tengah Bencana Aceh Tamiang

“Tiba-tiba ada mobil berhenti dan ada Ibu-ibu ngasih saya daging meugang. Setelah saya lihat, ternyata Ibu Ana istri Gubernur Mualem. Alhamdulillah, terima kasih ibu,” ucap Aswardi.

Aswardi mengaku telah berprofesi sebagai tukang becak sejak muda. Meski di tahun 1995 sempat mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kakinya patah, namun Aswardi tak patah arang. Setelah pulih, dirinya kembali ke profesinya tersebut.

“Patah ni bang, panjang sebelah kaki saya karena kecelakaan itu. Tapi saya tetap harus bekerja untuk menghidupi istri dan 3 anak saya,” ucap Aswardi sambil memperlihatkan perban dan kayu yang menyangga kakinya.

Selesai membagikan daging meugang, Kak Na mengaku bersyukur karena masih bisa terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya Iba sekaligus salut melihat perjuangan mereka. Meski telah berusia senja, sudah kakek-kakek dan nenek-nenek, bahkan ada yang sakit tadi. Tapi mereka tetap berusaha mencari rejeki untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Perjuangannya luar biasa. Semangat itu tentu harus kita tiru,” kata Kak Na berpesan. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

News

STISNU Aceh Gelar Review Kurikulum Program Studi, Hadirkan Pakar dari UIN Ar-Raniry

Aceh

Wagub Fadhlullah Dampingi Mendagri ke Aceh Tamiang dan Bener Meriah, Pastikan Pemulihan Pascabencana Berjalan Cepat

Aceh

Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025

Aceh

Pembersihan Longsor Gunung Salak Capai KM 31

News

DPMG Banda Aceh Gelar Pelatihan Manajemen untuk Tingkatkan Kapasitas Pengelola BUMG

News

Polres Nagan Raya Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Aceh

Sidak RSUD dr. Fauziah Bireuen, Sekda Aceh Pastikan Pasien Katastropik Ditanggung JKA Tanpa Batas Desil

News

Wagub Aceh Resmi Buka Diklat PPIH Kloter Embarkasi Aceh 1447 H/2026 M