Acehpres | PIDIE – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie memperingati haul ke-16 Almarhum Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Hasan Muhammad di Tiro, pada Selasa, 3 Juni 2026. Peringatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan atas jasa, pemikiran, dan perjuangan tokoh besar Aceh yang memiliki pengaruh penting dalam perjalanan sejarah daerah.
Kegiatan peringatan haul ini merupakan inisiatif Ketua DPRK Pidie, Anwar Sastra Putra, SH. Momentum tersebut dilaksanakan bertepatan dengan 16 tahun wafatnya Tgk. Hasan di Tiro yang meninggal dunia pada 3 Juni 2010.
Peringatan haul dilaksanakan melalui publikasi khusus yang disampaikan DPRK Pidie kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat mengenang kembali warisan perjuangan dan nilai-nilai yang telah ditinggalkan oleh pendiri Gerakan Aceh Merdeka tersebut.
Dalam visual yang dipublikasikan, Tgk. Hasan di Tiro ditampilkan mengenakan pakaian adat kebesaran Wali Nanggroe Aceh lengkap dengan atribut adat yang melambangkan kewibawaan, keberanian, dan kedaulatan Aceh.
Selain itu, terlihat pula keris dan tongkat kebesaran yang memiliki makna sebagai simbol kepemimpinan, perlindungan terhadap rakyat, serta kearifan adat yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Aceh. Sementara siluet gedung parlemen pada latar belakang menggambarkan demokrasi dan aspirasi rakyat.
Ketua DPRK Pidie, Anwar Sastra Putra, mengatakan bahwa Tgk. Hasan di Tiro merupakan tokoh besar Aceh yang telah meninggalkan warisan sejarah, pemikiran, dan semangat perjuangan yang terus dikenang hingga kini.
Menurut Anwar, peringatan haul bukan hanya sekadar mengenang hari wafat seorang tokoh, tetapi juga menjadi sarana untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan kepemimpinan yang diwariskan kepada generasi penerus Aceh.
“Haul ke-16 ini menjadi momentum untuk mengenang jasa, pengabdian, dan dedikasi beliau yang tak ternilai bagi Aceh. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan nilai-nilai yang beliau tinggalkan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” ujar Anwar Sastra Putra.
Melalui peringatan haul ke-16 ini, DPRK Pidie berharap semangat perjuangan, persatuan, dan kearifan adat yang diwariskan Tgk. Hasan di Tiro dapat terus hidup di tengah masyarakat serta menjadi pedoman bagi generasi muda dalam membangun Aceh yang damai, maju, dan bermartabat di masa mendatang.
(AF)























