Breaking News

Home / Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 06:12 WIB

Di Balik Udang Dagangan, Ada Semangat Fatlon Mencari Rezeki

PIDIE JAYA – Di Gampong Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (14/9/2026), Fatlon menjalani aktivitasnya sebagai penjual udang dengan penuh semangat. Di tengah aktivitas masyarakat dan kawasan tambak yang menjadi bagian dari kehidupan warga, ia terus berusaha menawarkan dagangannya demi menjemput rezeki.

Bagi Fatlon, menjual udang bukan sekadar pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Setiap udang yang dibawanya untuk dijual memiliki cerita tentang perjuangan, ketekunan dan harapan seorang pencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dengan penuh kesabaran, Fatlon menawarkan udang kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menjalani pekerjaannya tanpa mengenal gengsi, karena baginya setiap pekerjaan yang dilakukan secara halal merupakan bentuk ikhtiar yang patut disyukuri.

Aktivitas penjualan udang tersebut tidak terlepas dari kehidupan masyarakat Gampong Pangwa dan sekitarnya yang sebagian menggantungkan penghasilan dari sektor pertambakan. Udang menjadi salah satu hasil tambak yang memiliki nilai ekonomi dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam menjalani pekerjaannya, Fatlon tidak selalu mendapatkan hasil yang sama setiap hari. Namun, keadaan tersebut tidak menyurutkan langkahnya. Selama masih ada kesempatan untuk bekerja, ia memilih untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah pada keadaan.

Baca Juga:  Lumpur Tak Halangi Niat Baik, Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Langsung ke Warga Pidie Jaya

Bagi dirinya, mencari rezeki bukan hanya tentang seberapa besar hasil yang diperoleh, tetapi juga tentang bagaimana menjalani pekerjaan dengan jujur dan penuh tanggung jawab. Dari aktivitas sederhana itu, Fatlon berusaha membawa pulang penghasilan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Yang penting kita terus berusaha dan bekerja. Rezeki kita serahkan kepada Allah,” demikian prinsip yang menggambarkan keteguhan Fatlon dalam menjalani kehidupannya sebagai penjual udang.

Kisah Fatlon menjadi gambaran sederhana tentang semangat masyarakat kecil di Gampong Pangwa yang terus berjuang di tengah berbagai tantangan kehidupan. Pekerjaan yang tampak sederhana ternyata menyimpan nilai perjuangan yang besar, karena di dalamnya ada tanggung jawab untuk keluarga dan keinginan menjalani kehidupan dengan cara yang baik.

Di balik udang yang dijajakannya, tersimpan keringat, doa dan harapan Fatlon untuk hari esok yang lebih baik. Langkahnya sebagai penjual udang menjadi pengingat bahwa rezeki dapat dijemput dari berbagai jalan, selama dilakukan dengan kerja keras, kejujuran dan hati yang ikhlas.

(AFIT)

Share :

Baca Juga

Daerah

Milad Bireuen Ke-27 Tahun 2026: Utamakan Syukur, Kemaslahatan, Dan Pemulihan Korban Banjir Bandang

Daerah

Ketua DPRK Pidie Ikuti PENAS XVII 2026, Dorong Inovasi Pertanian untuk Daerah

Daerah

Bupati Pidie Jaya Serahkan Bantuan Mesin Kapal untuk Nelayan Korban Bencana Hidrometeorologi

Daerah

Puncak HUT Pidie ke-515, Bumi Pedir Rayakan Kebersamaan di PCC

Daerah

94 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Tembus Dukungan Pusat

Daerah

Oknum Jangan Memecah Belah: Tim SABAR Diminta Fokus Mendamaikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya

Daerah

Pidie Jaya Bahas Penyusunan Tabel Kewenangan dan Revisi Data Kerusakan Rumah

Daerah

Rakor Bersama BNPB, Bupati TRK Minta Percepatan Huntara dan Jembatan Gantung