Breaking News

Home / BPKA / News

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:56 WIB

BPKA Aceh dan Kejaksaan Tinggi, Bersinergi untuk Pengelolaan Aset Daerah yang Optimal dan Peningkatan PAD

Kepala BPKA Aceh, Reza Saputra, beserta jajaran,menggandeng Kejaksaan Tinggi Aceh untuk mengoptimalkan Pengelolaan Barang Milik Aceh (BMA) dan meningkatkan Pendapatan Asli Aceh (PAA). Kunjungan koordinasi pada, rabu (11/02/2026).

Kepala BPKA Aceh, Reza Saputra, beserta jajaran,menggandeng Kejaksaan Tinggi Aceh untuk mengoptimalkan Pengelolaan Barang Milik Aceh (BMA) dan meningkatkan Pendapatan Asli Aceh (PAA). Kunjungan koordinasi pada, rabu (11/02/2026).

Banda Aceh – Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel dengan menggandeng Kejaksaan Tinggi Aceh.

Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan koordinasi yang dilaksanakan pada (11/02/2026). Tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk mengoptimalkan Pengelolaan Barang Milik Aceh (BMA) serta meningkatkan Pendapatan Asli Aceh (PAA).

Kepala BPKA Aceh, Reza Saputra, S.STP., M.Si., memimpin langsung kunjungan ini, didampingi oleh Kepala Bidang Pendapatan, Saumi Elfiza, SE., M.Si., Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Aceh, Muhammad Hidayatullah, S.STP, M.Ec.Dev., beserta jajaran staf terkait.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan strategi dan langkah-langkah konkret dalam mencapai tujuan bersama.

Kerjasama antara BPKA dan Kejaksaan Tinggi Aceh diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam beberapa aspek.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

Pertama, pengelolaan aset daerah akan semakin tertib dan efisien, sehingga meminimalisir potensi kerugian negara dan memaksimalkan pemanfaatan aset untuk kepentingan publik.

Kedua, upaya peningkatan PAD akan semakin intensif dan terarah, dengan dukungan dari Kejaksaan Tinggi Aceh dalam penegakan hukum dan penindakan terhadap potensi kebocoran pendapatan daerah.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Aceh untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dengan pengelolaan aset yang optimal dan peningkatan PAD yang signifikan, diharapkan pembangunan di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan merata, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Aceh.(**)

Share :

Baca Juga

News

Rapat Evaluasi Capaian Program Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 Digelar di Bappeda Kota Banda Aceh

Aceh

Sinergi Lintas Sektor, Plt. Kadisdik Aceh Pastikan Penyeberangan Gratis untuk Distribusi Bantuan Banjir & Longsor

Aceh Timur

Puting Beliung Sapu Kampung Cangklak Raya, Bangunan dan Kebun Warga Porak-poranda

Aceh

Kak Na Ajak Anak yatim Berbelanja Baju Lebaran di Plaza Aceh

Aceh

Bank Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

News

DPRA dan Gubernur Aceh Satu Suara: Ekonomi & Infrastruktur Prioritas Utama Pemulihan Pasca Bencana”

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir Aceh Utara

Aceh

Mualem Bagikan Uang Meugang dari Dana Pribadi, Seribuan Warga Datangi Meuligoe Gubernur Acehs