Breaking News

Home / News / Parlementarial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:00 WIB

DPRA dan Gubernur Aceh Satu Suara: Ekonomi & Infrastruktur Prioritas Utama Pemulihan Pasca Bencana”

Khalid, menyatakan kesepakatannya dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, terkait prioritas pemulihan Aceh pasca bencana banjir dan tanah longsor, saptu, (17/01/2026).

Khalid, menyatakan kesepakatannya dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, terkait prioritas pemulihan Aceh pasca bencana banjir dan tanah longsor, saptu, (17/01/2026).

Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Khalid, menyatakan kesepakatannya dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, terkait prioritas pemulihan Aceh pasca bencana banjir dan tanah longsor.

Keduanya sepakat bahwa pemulihan harus dimulai dari sektor ekonomi dan infrastruktur.

“Kita sepakat dengan gagasan ini dan memang seharusnya demikian. Sebab pascabencana, sebagian besar masyarakat sudah hilang mata pencahariannya,” kata Khalid di Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Khalid menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi menjadi kunci utama karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan sumber pendapatan akibat bencana.

Oleh karena itu, pemerintah perlu segera mengambil langkah-langkah untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi, seperti memberikan bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan membuka lapangan kerja baru.

“Kita harus membantu masyarakat untuk bisa kembali produktif dan menghasilkan pendapatan. Dengan begitu, mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan membangun kembali kehidupan mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Kunjungi Aceh Singkil Pasca Bencana, Disambut Kapolres dan Forkopimda

Selain pemulihan ekonomi, Khalid juga menekankan pentingnya pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia mengatakan bahwa infrastruktur yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Jalan, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum lainnya harus segera diperbaiki. Dengan infrastruktur yang baik, aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Khalid berharap pemerintah Aceh dapat segera menyusun rencana aksi yang komprehensif untuk memulihkan ekonomi dan infrastruktur pasca bencana.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja sama dan bersinergi dalam upaya pemulihan ini.

“Pemulihan pasca bencana ini membutuhkan kerja keras dan kerjasama dari semua pihak. Mari kita bersama-sama membangun kembali Aceh yang lebih baik,” pungkas Khalid.(**)

Share :

Baca Juga

News

Kunjungi Batang Ara, Mendagri Apresiasi Kerja-kerja Kak Na

Aceh

Bank Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

Aceh

Wagub Aceh Mediasi Perselisihan Bupati–Wabup Pidie Jaya, Dipicu Soal Kewenangan

Aceh

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang Bantu Padamkan Kebakaran Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang di Desa Tanjung Karang

Aceh Besar

Tarik Tirai, Bupati Aceh Besar Resmikan Program VISUM Masjid Babussalam Lamkunyet

News

Terus Bergerak Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat untuk Pembersihan Area Terdampak Banjir

Banda Aceh

Aceh Susun R3P Bencana, Dokumen Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ditarget Rampung Januari 2026

Aceh

Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya