MEUREUDU – Polres Pidie Jaya melalui Satuan Samapta (Satsamapta) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu, Selasa (22/9/2026), di Aula Thatya Dharaka Polres Pidie Jaya. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini menjadikan sektor perbankan sebagai salah satu fokus utama pengamanan.
Bimtek diikuti personel Satsamapta Polres Pidie Jaya serta perwakilan pengelola objek perbankan, antara lain Bank Aceh Syariah Cabang Meureudu dan BSI KCP Trienggadeng. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H.; Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Aceh AKBP Dr. Muhammad Husin, S.H., M.H., beserta tim; Kasat Samapta IPTU Jumadil Firdaus, S.Psi., M.H.; dan KBO Satsamapta IPDA Mustafa.
Dalam arahannya, Kapolres Pidie Jaya menekankan pentingnya peningkatan pemahaman dan kemampuan personel maupun pengelola objek dalam menerapkan sistem pengamanan secara profesional, terpadu, terukur, serta sesuai ketentuan yang berlaku. Pengamanan objek vital dan objek tertentu dinilai tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi antara Polri dan pengelola objek.
Sementara itu, AKBP Dr. Muhammad Husin bersama tim Ditpamobvit Polda Aceh memberikan materi terkait pemahaman Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu, standar pengamanan, manajemen risiko, identifikasi potensi gangguan keamanan, hingga mekanisme audit dan evaluasi sistem pengamanan. Materi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta untuk membaca celah risiko dan menyusun langkah preventif.
Bimtek juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta membahas berbagai kendala serta pengalaman dalam pelaksanaan pengamanan, khususnya penerapan sistem manajemen pengamanan pada objek perbankan. Mulai dari penguatan prosedur, kesiapsiagaan personel, hingga pentingnya evaluasi berkala menjadi bagian dari pembahasan.
Melalui kegiatan tersebut, personel Satsamapta diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pengamanan Obvitnas dan objek tertentu. Di sisi lain, pihak pengelola objek juga didorong memahami pentingnya identifikasi risiko, pemenuhan standar pengamanan, serta evaluasi sistem keamanan secara berkala.
Kegiatan Bimtek ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dengan pengelola objek vital dalam pelaksanaan sistem pengamanan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Pewarta : CM Cek Mad























