BANDA ACEH _Acehpresss.co.id — Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, resmi membuka Rex Premium Kopi di kawasan Peunayong, Banda Aceh, Selasa (22/9/2026). Peresmian ini menandai kebangkitan kembali salah satu ikon bersejarah kota yang pernah menjadi pusat berkumpulnya para seniman.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh, Bupati Aceh Besar, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) Banda Aceh. Kehadiran para pejabat lintas wilayah ini menunjukkan besarnya harapan terhadap potensi ekonomi dan sosial dari hadirnya kembali Rex di jantung kota.
Aset Bersejarah Milik Pemko
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop UKM Dag) Banda Aceh, Bukhari Sufi, menjelaskan bahwa Rex Peunayong merupakan salah satu aset milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang tercatat dalam aset Diskop UKM Dag.
“Rex Peunayong ini merupakan aset Pemko yang terdaftar sebagai aset di Diskop UKM Dag,” kata Bukhari.
Menurutnya, keberadaan Rex Peunayong memiliki nilai penting bagi kawasan Peunayong dan Kota Banda Aceh, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara historis dan kultural.
Legenda Panggung Seniman
Pengelola Rex Premium Kopi, Zulfijal, yang akrab disapa Bang Coy, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Banda Aceh yang telah memberikan kesempatan untuk mengelola aset tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Banda Aceh sudah memberikan aset kota Banda Aceh yang luar biasa ini untuk kami kelola,” ujar Zulfijal.
Dia menyebut Rex Peunayong memiliki sejarah panjang yang tak bisa dilupakan. Dahulu, lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu tempat berkumpul dan menjadi panggung apresiasi bagi para seniman.
“Rex Peunayong ini adalah legenda. Dulu di sini menjadi panggung apresiasi para seniman,” kata Bang Coy.
Dampak Ekonomi yang Lebih Luas
Dalam sambutannya, Illiza Sa’aduddin Djamal juga menyoroti nilai sejarah Rex Peunayong bagi masyarakat Banda Aceh.
“Rex Peunayong ini adalah aset Pemko yang bersejarah di Kota Banda Aceh. Rex Peunayong pernah besar pada masanya,” kata Illiza.
Menurut Illiza, hadirnya Rex Premium Kopi di kawasan tersebut bukan sekadar menambah satu tempat untuk minum kopi. Ia melihat ada dampak ekonomi yang lebih luas dari aktivitas usaha tersebut.
“Ketika hari ini Rex Premium Kopi hadir, saya melihatnya bukan hanya sebagai bertambahnya satu tempat untuk minum kopi,” ujar Illiza.
“Ada tenaga kerja yang mendapatkan pekerjaan. Ada pemasok yang mendapatkan pasar. Ada produk lokal yang mendapatkan ruang. Ada pelaku UMKM yang bisa ikut tumbuh. Dan ada masyarakat yang mendapatkan satu lagi tempat untuk berkumpul dan beraktivitas,” sambung walikota Banda Aceh tersebut.
Ruang Kolaborasi Anak Muda dan UMKM
Illiza berharap Rex Premium dapat berkembang menjadi ruang pertemuan sekaligus ruang kolaborasi bagi berbagai kalangan.
“Saya ingin tempat seperti ini bisa menjadi ruang pertemuan dan ruang kolaborasi. Anak-anak muda bisa berkegiatan di sini. Komunitas bisa bertemu. Pelaku UMKM bisa memperkenalkan produknya. Orang bisa berdiskusi, membangun jaringan, bahkan mungkin dari sebuah pertemuan sederhana di tempat seperti ini, lahir kerja sama dan usaha-usaha baru,” harap Illiza.
Di akhir sambutannya, Illiza juga mengajak seluruh masyarakat Banda Aceh untuk terus memberikan dukungan terhadap usaha-usaha lokal.
“Kepada masyarakat Kota Banda Aceh, saya juga mengajak kita semua untuk terus mendukung usaha-usaha lokal,” tutup Illiza.
Dengan hadirnya kembali Rex Premium Kopi di Peunayong, Kota Banda Aceh tak hanya mendapatkan satu tempat usaha baru, tetapi juga sebuah ruang publik yang diharapkan mampu menghidupkan kembali denyut ekonomi, kreativitas, dan kolaborasi warga kota.
(CM)






















