Breaking News

Home / Pidie Jaya

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pemkab Pidie Jaya Hadirkan Layanan Humanis bagi ODGJ Terlantar

PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) bersama Dinas Kesehatan serta Puskesmas Meureudu menghadirkan layanan kemanusiaan bagi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar bernama Faisal. Warga Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, itu difasilitasi hingga dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.

Penanganan tersebut dilakukan setelah Faisal diketahui kerap berada di kawasan pusat perdagangan Kecamatan Trienggadeng. Petugas kemudian melakukan penelusuran hingga berhasil menemukan identitas dan keluarganya di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu.

Sebagai bentuk penanganan awal, tim gabungan dari Dinas Sosial P3A, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas Meureudu menjemput Faisal menggunakan ambulans Puskesmas Meureudu. Ia kemudian dibawa pulang ke rumah keluarganya di Desa Meunasah Manyang sebelum diberangkatkan ke rumah sakit.

Sebelum dirujuk ke RSJ Banda Aceh, Faisal terlebih dahulu dibersihkan, dimandikan, dan dicukur rambutnya yang telah tumbuh panjang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisiknya lebih bersih, sehat, dan nyaman saat menjalani pemeriksaan serta pengobatan.

Selanjutnya, Faisal dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis secara komprehensif sesuai dengan kondisi kesehatannya. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap perawatan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan sehingga ia dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Baca Juga:  Harapan Petani Jangan Dikubur Lumpur: Alat Berat Keluar Diduga karena Pelaksana Tidak Menyediakan Mobil Tangki Penyiram

Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya mengatakan, proses pemulihan ODGJ tidak berhenti setelah pasien selesai menjalani perawatan di rumah sakit. Menurutnya, peran keluarga sangat menentukan keberhasilan pengobatan karena pasien harus tetap menjalani kontrol dan terapi secara rutin.

Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan pengobatan di RSJ Banda Aceh, Faisal diharapkan melanjutkan kontrol di RSUD Pidie Jaya. Saat ini, RSUD Pidie Jaya telah memiliki dokter spesialis kejiwaan, dr. Cut Fitri Annur, sehingga pelayanan kesehatan jiwa dapat diakses lebih mudah oleh masyarakat tanpa harus selalu ke luar daerah.

Selain itu, masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa, diimbau untuk terus memberikan perhatian, kasih sayang, dan memastikan pengobatan tidak terputus. Kepatuhan menjalani terapi menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus mencegah terjadinya kekambuhan.

Melalui sinergi antara Dinas Sosial P3A, Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, dan dukungan keluarga, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus berkomitmen menghadirkan pelayanan sosial dan kesehatan yang lebih humanis. Upaya tersebut diharapkan mampu menjamin setiap warga, termasuk penyandang gangguan jiwa, memperoleh hak yang sama untuk hidup sehat, bermartabat, dan diterima kembali di tengah masyarakat.(*)

 

(AFIT)

Share :

Baca Juga

Pidie Jaya

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Pidie Jaya Buka Program Pelatihan Kerja

Pidie Jaya

Maulid Nabi, Bupati Pidie Jaya Ajak Perkuat Akhlak dan Persatuan

News

Palang Merah Hongkong Salurkan 1.500 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Pidie Jaya

Agama

Puluhan Ribu Jamaah Padati Dzikir Akbar HUT ke-19 Pidie Jaya dan Tahun Baru Islam 1448 H

Pidie Jaya

Rapat Paripurna DPRK Pidie Jaya Bahas APBK Perubahan 2026, Interupsi Sempat Hentikan Sidang

Pidie Jaya

Polsek Meureudu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Pencurian Aset Pemkab Pidie Jaya

Pidie Jaya

Tanam Pohon, Siswa SLB Pidie Jaya Rayakan HARDIKDA Aceh

Pidie Jaya

Warga Gunakan Hak Pilchiksung di Pidie Jaya