SIGLI, 18 Juni 2026 – Tim Penggerak PKK Kabupaten Pidie menggelar Lomba Masak Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Serba Ikan Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat edukasi masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi keluarga dalam mencegah stunting pada anak sejak dini.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (18/6/2026) mulai pukul 09.00 WIB di Gedung PCC Kabupaten Pidie, Sigli, dengan melibatkan peserta dari kader PKK, ibu rumah tangga, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie.
Pelaksanaan lomba ini menjadi bagian dari program pemerintah daerah bersama TP PKK dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui peningkatan kualitas konsumsi pangan sehat di lingkungan keluarga.
Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Pidie, Cut Suriyati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga pola makan sehat dan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dalam menyediakan makanan bergizi yang cukup bagi anak sejak masa pertumbuhan.
Dalam perlombaan tersebut, peserta diwajibkan menyiapkan menu berdasarkan konsep B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar lingkungan masyarakat.
Berbagai bahan makanan seperti ikan, sayuran, kacang-kacangan, umbi-umbian, dan hasil pertanian lokal menjadi bahan utama yang diolah menjadi menu sehat sebagai bentuk pemanfaatan potensi pangan daerah.
Selain menampilkan kreativitas memasak, kegiatan ini juga bertujuan mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ikan yang mengandung protein tinggi, omega-3, vitamin, dan mineral yang berperan penting dalam mendukung perkembangan otak serta pertumbuhan fisik anak.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Pidie berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan stunting dapat dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan mengonsumsi makanan sehat, bergizi, aman, serta memanfaatkan pangan lokal untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
(A.FIT)























