Breaking News

Home / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:37 WIB

Sekda Aceh Dorong Pemanfaatan Bahan Baku Lokal pada Program MBG

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA menggelar rapat koordinasi (rakor) penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Aceh, Koordinator Wilayah MBG serta para Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG kabupaten/kota, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, Kamis, (22/01/2026).

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA menggelar rapat koordinasi (rakor) penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Aceh, Koordinator Wilayah MBG serta para Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG kabupaten/kota, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, Kamis, (22/01/2026).

Banda Aceh  – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan pentingnya pemanfaatan bahan baku lokal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh.

Hal tersebut disampaikan saat rapat koordinasi penyelenggaraan MBG bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Aceh dan Koordinatnor Wilayah MBG serta Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG kabupaten/kota, di Kantor Gubernur Aceh, Kamis, (22/01/2026).

Nasir menyebutkan, hingga kini ratusan dapur MBG telah terbentuk dan jumlahnya terus bertambah. Jika seluruh target lebih dari 900 dapur terealisasi, maka sekitar Rp7 triliun anggaran akan beredar melalui program tersebut.

Menurutnya, potensi besar ini harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi daerah dengan memastikan belanja bahan baku dilakukan di Aceh, bukan justru bergantung pada pasokan dari luar provinsi.

“Distribusi harus lancar, tapi yang lebih penting stok bahan baku tersedia di daerah. Jangan sampai beli ke luar Aceh,” kata Nasir.

Baca Juga:  Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran

Ia menegaskan, apabila minimal 70 persen kebutuhan bahan baku dapur MBG dibelanjakan di Aceh, maka sekitar Rp5 triliun dana akan berputar di dalam daerah dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Untuk itu, Nasir meminta pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab memastikan ketersediaan pasokan bahan baku di wilayah masing-masing. Ia juga menginstruksikan agar dinas teknis dikerahkan guna mendorong masyarakat meningkatkan produksi, baik melalui penanaman sayur-mayur maupun pengembangan peternakan.

“Ini bukan cerita kosong, uangnya sudah ada di MBG,” tegasnya.

Dengan optimalisasi belanja bahan baku lokal, Sekda Aceh optimistis program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah dan menekan angka kemiskinan di Aceh. (**)

Share :

Baca Juga

BPKA

BPKA Gelar Entry Meeting, BPK RI Perwakilan Aceh Lakukan Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemerintah Aceh TA 2025

Aceh

PPPK Guru Dilantik, Pemerintah Aceh Optimis Kualitas Pendidikan Semakin Meningkat

Aceh

Wali Kota Lhokseumawe Terima Bantuan Santunan 250 Anak Yatim dan Paket Sembako dari BSI

News

Wagub dan Bupati/Wali Kota se-Aceh Ikuti Rapat Penanganan Bencana Bersama Mendagri

Aceh

Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Aceh

Ketua DPR Aceh Ikut Rapat Koordinasi Perpanjangan Status Tanggap Darurat dan Zoom Meeting dengan Pemerintah Aceh

News

Wagub Lakukan Peninjauan Wahana Manasik Pesawat Pertama di Indonesia

Banda Aceh

Walikota Banda Aceh Kunjungi Gayo Lues, Sampaikan Pesan Moril Pascabencana