Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Kamis, 2 April 2026 - 00:18 WIB

Wagub Aceh Fadhlullah Ambil Langkah Cepat Mediasi Konflik Pimpinan Pidie Jaya, Bupati–Wabup Sepakat Damai dan Berangkulan

BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengambil langkah cepat untuk memediasi perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, hingga berujung damai. Kedua pimpinan daerah tersebut bahkan tampak berangkulan usai mencapai kesepakatan, dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis malam (2/4/2026) di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh.

 

Langkah cepat ini ditempuh Pemerintah Aceh sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah, demi kepentingan masyarakat Pidie Jaya serta memastikan pembangunan dapat berjalan lebih lancar dan kondusif.

 

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Pidie Jaya, di antaranya Ketua MPU Pidie Jaya, Abiya Kuta Krueng.

 

Rangkaian mediasi diawali dengan makan malam bersama, sebelum dilanjutkan dengan pertemuan terbatas antara Wagub, Bupati, Wakil Bupati, serta para tokoh masyarakat.

 

Dalam forum tertutup tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan dan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan yang sempat mencuat ke publik.

 

Upaya mediasi yang dilakukan Fadhlullah tidak berlangsung singkat. Sejak pagi hari, Wagub telah menggelar pertemuan secara bertahap dengan pihak-pihak terkait guna menyerap aspirasi dan memahami akar permasalahan.

 

Pertama, Fadhlullah bertemu secara terpisah dengan Wakil Bupati Hasan Basri untuk mendengarkan langsung persoalan serta harapannya. Selanjutnya, pada siang hari, ia menerima Bupati Sibral Malasyi guna memperoleh perspektif dari pihak yang berbeda.

Baca Juga:  Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

 

Memasuki sore hari, Wagub kembali menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat Pidie Jaya yang turut berperan dalam mendorong upaya perdamaian.

 

Puncaknya, pada malam hari seluruh pihak dikumpulkan dalam satu forum di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh. Melalui dialog yang intens dan konstruktif, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai.

 

Momen rekonsiliasi ditandai tidak hanya dengan berjabat tangan, tetapi juga berangkulan antara Sibral Malasyi dan Hasan Basri, disaksikan oleh Wagub serta para tokoh masyarakat.

 

Fadhlullah menyampaikan bahwa mediasi tersebut merupakan langkah cepat Pemerintah Aceh untuk meredam gejolak pemerintahan di Pidie Jaya, agar tidak berdampak pada jalannya pembangunan daerah.

 

“Mediasi ini merupakan langkah cepat Pemerintah Aceh untuk meredam gejolak pemerintahan di Pidie Jaya, agar upaya pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat oleh berbagai persoalan,” ujar Fadhlullah.

 

Ia menegaskan, perdamaian ini penting demi memastikan roda pemerintahan berjalan stabil, sehingga pembangunan di Pidie Jaya dapat berlangsung lebih lancar, efektif, dan kondusif.

 

“Yang terpenting adalah bagaimana pemerintahan dapat kembali berjalan solid, fokus pada pelayanan kepada masyarakat, dan memastikan pembangunan di Pidie Jaya terus bergerak maju,” ujarnya.

 

Dengan berakhirnya perselisihan tersebut, diharapkan stabilitas pemerintahan di Pidie Jaya semakin terjaga dan seluruh program pembangunan daerah dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat. []

Share :

Baca Juga

Aceh

60 Relawan Pilar Sosial Aceh Dilepas Bantu Tangani Banjir Aceh Tamiang

Aceh

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang Bantu Padamkan Kebakaran Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang di Desa Tanjung Karang

News

Gubernur Aceh Lakukan Diplomasi Pangan, Percepat Impor Ternak Jelang Ramadhan

BPKA

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Aceh Berdampak Signifikan, Ribuan Kendaraan Kembali Aktif

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Hadirkan Layanan Kesehatan Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang

Aceh

Kadis Syariat Islam Pimpin 52 Relawan DSI Aceh Gotong Royong di Aceh Utara Pasca Bencana

News

Kak Na: TP PKK Aceh harus Kerja Bakti untuk Rakyat

News

Ketua TP PKK Aceh Tinjau Pembersihan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang, Siswa SLB Pembina Ditargetkan Masuk Sekolah 19 Januari