Pidie Jaya – Sebanyak 305 ton pupuk bersubsidi telah tiba dan disalurkan di Kabupaten Pidie Jaya selama periode 17 hingga 24 Juni 2026. Penyaluran dilakukan melalui kios pengecer resmi untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani pada musim tanam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya, M. Nur, mengatakan distribusi pupuk bersubsidi berlangsung lancar sesuai jadwal dan alokasi yang telah ditetapkan. Hal tersebut disampaikannya pada Kamis (25/6/2026).
Menurut M. Nur, total pupuk yang telah disalurkan terdiri dari 180 ton pupuk Urea, 110 ton pupuk NPK, dan 15 ton pupuk Organik. Seluruhnya didistribusikan kepada kios resmi yang melayani petani di sejumlah kecamatan.
Adapun wilayah yang menerima penyaluran meliputi Kecamatan Trienggadeng, Panteraja, dan Ulim. Distribusi dilakukan secara bertahap menggunakan armada pengangkut untuk memastikan pupuk tersedia sesuai kebutuhan petani.
M. Nur menjelaskan, penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan berdasarkan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah serta mengacu pada kebutuhan petani yang terdata dalam sistem elektronik RDKK.
Ia menegaskan, Dinas Pertanian terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi agar pupuk sampai kepada petani yang berhak, sekaligus mencegah terjadinya keterlambatan maupun penyimpangan dalam penyaluran.
Selain itu, pihaknya mengimbau seluruh kios pengecer resmi untuk mematuhi ketentuan penyaluran dan memberikan pelayanan terbaik kepada petani sehingga pupuk dapat dimanfaatkan tepat waktu selama musim tanam.
Menurutnya, ketersediaan pupuk bersubsidi yang cukup merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Pidie Jaya.
M. Nur berharap distribusi pupuk bersubsidi dapat terus berjalan lancar hingga seluruh alokasi tersalurkan, sehingga kebutuhan petani terpenuhi dan target produksi pertanian di Kabupaten Pidie Jaya dapat tercapai.(*)
(AFIT)





















