Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:18 WIB

Bunda PAUD Aceh Kunker ke Yogyakarta Terkait Pola Asuh Anak Usia Dini

Yogyakarta – Bunda PAUD Aceh, Ny. Marlina Muzakir, yang juga istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperkuat sinergi dan pembelajaran lintas daerah terkait pola asuh anak usia dini, khususnya dalam pengelolaan daycare dan lembaga PAUD, di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Senin, 4 Mei 2026.

 

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Ketua Pokja PAUD DIY, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X, yang juga istri Wakil Gubernur Yogyakarta bersama jajaran pengurus PAUD DIY dan perwakilan pemerintah daerah setempat.

 

Dalam pertemuan ini, kedua pihak berdiskusi mendalam mengenai pentingnya keberlanjutan pola asuh anak yang tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan, tetapi juga pengasuhan yang holistik dan berkelanjutan. Diskusi turut menyinggung pembelajaran dari sejumlah kasus daycare yang menjadi perhatian publik, sebagai refleksi bersama untuk memperkuat sistem pengawasan, pendampingan, serta kualitas tenaga pendidik dan pengasuh.

 

Ny. Marlina Muzakir menyampaikan bahwa Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD.

 

“Termasuk memperkuat kapasitas tenaga pengajar dan pengasuh,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa peran pengasuh tidak kalah penting dari pengajar, mengingat anak usia dini membutuhkan perhatian menyeluruh, baik dari sisi pendidikan maupun emosional.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

 

Sementara itu, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X menjelaskan bahwa Pokja PAUD DIY memiliki program unggulan yang menekankan pada penanaman nilai-nilai ke-Yogyakartaan yang disosialisasikan ke seluruh lembaga PAUD. Program tersebut bertujuan membentuk karakter anak sejak dini melalui pendekatan budaya dan perilaku sehari-hari.

 

Ia juga menyoroti pentingnya aspek perizinan dan pendampingan bagi lembaga PAUD. Menurutnya, masih terdapat lembaga yang berfokus pada pemenuhan administrasi izin namun belum sepenuhnya memperhatikan standar pengasuhan dan perlindungan anak secara optimal.

 

“Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci, agar setiap lembaga PAUD tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga benar-benar menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujarnya.

 

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah DIY dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD, sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan hak pengasuhan dan pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

 

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus Pokja PAUD, pengajar, serta pengasuh melalui pelatihan, pertukaran praktik baik, dan penguatan sistem pengawasan.

Share :

Baca Juga

Aceh

Korban Banjir Belum Terdata, Pemkab Pidie Jaya Turunkan Tim Verval Tahap II

Aceh

Bupati TRK Pimpin Upacara HAB ke-80 di Nagan Raya

News

Plt. Kadisdik Aceh Hadiri Rapat Percepatan Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana

Aceh

Relawan Tiongkok dan Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

Aceh

Kerja Cepat Tim Pemerintah Aceh Membuahkan Hasil, Pertamina Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

Aceh

Gubernur Aceh Sambut Presiden dengan Sepatu Berlumpur, Bukti Kerja Keras Tangani Banjir!

Hukrim

Hati hati modus Baru Chat Asusila berujung Pemerasan, Sasar pengguna sosial media

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran dan Serahkan Bantuan untuk Warga Jeulingke