SIGLI Acehpress.co.id — Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRK Pidie, Jumat (6/11/2026). Cukup lama massa bertahan di dalam gedung DPRK hingga malam.
Dalam aksinya, mahasiswa menuntut pemerintah mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi saat perayaan Maulid Nabi Muhammad di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro. Tuntutan itu disampaikan massa melalui orasi yang dilakukan silih berganti.
Sejumlah personel polisi terlihat melakukan pagar betis di halaman kantor dewan. Petugas tidak memperbolehkan massa masuk ke dalam gedung, sehingga ratusan mahasiswa tetap bertahan di halaman.
Aksi saling dorong sempat beberapa kali terjadi antara personel polisi dan massa mahasiswa. Namun, tidak ada laporan korban luka dari kedua belah pihak.
Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK, turut hadir mengamankan jalannya aksi demo di Gedung DPRK Pidie. Hingga saat ini, massa masih bertahan dan terus menyuarakan tuntutan mereka.
Massa mahasiswa ingin berjumpa dengan Pimpinan dan seluruh Anggota DPRK Pidie
Ketua DPRK Pidie menjumpai pendemo bersama anggota DPRK lain nya di halaman dan mempersilahkan pendemo untuk menyampaikan tuntutan di dalam gedung,
Dikarenakan ada sebagian dewan tidak hadir, maka mereka para mahasiswa mengancam tidak mau beranjak dari gedung DPRK menuntut semua dewan harus hadir dan mendengar suara dan tuntutan massa dan hasil pertemuan yang diharapkan oleh para mahasiswa.
Tuntutan dan Negosiasi pun berjalan cukup lama satu persatu di suarakan dengan tertib dan aman, setelah pimpinan menyetujui beberapa tuntutan dari mahasiswa, maka para mahasiswa pun membubarkan diri keluar satu persatu dari gedung DPRK Pidie.
Pewarta : CM Cek Mad























