Breaking News

Home / Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Aceh Mulai Salurkan Bufferstock Bencana ke Kabupaten/Kota

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan bufferstock penanggulangan bencana tahun 2026 ke kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan untuk Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya pada Selasa (1/9/2026), di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Pendistribusian bantuan dilepas oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. A. Murtala, M.Si., Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh Dr. Husnan, ST, MP, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si.

Untuk masing-masing daerah, pemerintah menyalurkan satu truk bantuan yang berisi berbagai kebutuhan dasar penanggulangan bencana. Bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, pangan, sandang, kid ware, family kits, bahan bangunan rumah (BBR), serta perlengkapan dapur.

Nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Untuk Aceh Jaya, bantuan yang disalurkan senilai Rp1.575.842.738. Sementara Aceh Barat menerima bantuan senilai Rp1.917.316.966, dan Nagan Raya sebesar Rp1.886.331.683.

Baca Juga:  Kak Na: Pemerintah Aceh Apresiasi Peran Arsitek pada Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Tsunami

Dengan demikian, total nilai bantuan yang disalurkan secara simbolis kepada tiga kabupaten tersebut mencapai sekitar Rp5,38 miliar.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan, penyaluran bufferstock tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tiga kabupaten yang menerima secara simbolis pada hari ini. Bantuan disiapkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapan logistik apabila terjadi bencana.

Wagub yang akrab disapa Dek Fadh itu menilai bufferstock penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi ketika bencana terjadi, terutama pada masa tanggap darurat ketika akses terhadap pangan, sandang, tempat tinggal sementara dan perlengkapan rumah tangga menjadi kebutuhan mendesak.

“Langkah tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pemerintah Aceh untuk tidak hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui ketersediaan logistik yang dapat segera dimobilisasi ke wilayah terdampak,” pungkas Dek Fadh

Share :

Baca Juga

Aceh

Serikat Pekerja Semen Andalas Salurkan Donasi bagi Korban Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Aceh

Aceh

Hadiri Pelepasan Siswa TK Pertiwi, Mukarramah Soroti Kolaborasi Sekolah dan Keluarga Dalam Pendidikan Anak

Aceh

Mualem kunjungi korban pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya Kapolri harus memberi atensi khusus

Aceh

Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026

Aceh

ACEH RAIH PERINGKAT 4 NASIONAL, WAGUB FADHLULLAH APRESIASI PERJUANGAN KAFILAH

Aceh

Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Aceh

Kadis SI Aceh Dampingi Menteri Agama RI Salurkan Bantuan Banjir di Bireuen: Pemerintah Hadir untuk Rakyat

Aceh

Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien