Breaking News

Home / Tni-Polri

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab, AKBP Tendri Wardi Resmi Menjabat Kapolres Pidie Jaya

BANDA ACEH – AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Pidie Jaya usai dilantik dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan di Lobi Mapolda Aceh, Rabu (15/7/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari mutasi terhadap tujuh pejabat utama (PJU) dan sembilan kapolres di jajaran Polda Aceh.

Selain AKBP Tendri Wardi, Kapolda Aceh juga melantik delapan kapolres lainnya, yakni AKBP Agus Sulistianto sebagai Kapolres Aceh Barat, AKBP Ade Gita Rachmadi sebagai Kapolres Aceh Barat Daya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu sebagai Kapolres Sabang, AKBP Hyrowo sebagai Kapolres Langsa, AKBP Cakra Donya sebagai Kapolres Gayo Lues, AKBP Yulhendri sebagai Kapolres Bireuen, AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo sebagai Kapolres Aceh Tenggara, dan AKBP Robby Ansyari sebagai Kapolres Aceh Tamiang.

Pergantian pejabat tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP/2026 hingga ST/1341/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Aceh juga melantik tujuh pejabat utama, yakni Kombes Pol. Iskandar ZA sebagai Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol. Mohammad Ali Kadhafi sebagai Karo Ops, Kombes Pol. Muhammad Saleh sebagai Karo Rena, Kombes Pol. Aldinar R.J. Hanter Manurung sebagai Karo Log, Kombes Pol. Gazali Ahmad sebagai Dirresnarkoba, Kombes Pol. Moechamad Zainul sebagai Dirpolairud, dan Kombes Pol. Henki Ismanto sebagai Kepala SPN Polda Aceh.

Baca Juga:  Mutasi Besar-besaran di Polda Aceh, Ini Daftar Pejabat yang Bergeser

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, sekaligus memberikan kesempatan pengembangan karier bagi personel agar semakin profesional dalam melayani masyarakat.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam mutasi tersebut, sejumlah pejabat lama juga mendapat penugasan baru. Kombes Pol. Djoko Susilo diangkat sebagai Irwasda Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol. Didi Wahyudi menjadi Karo Log Polda Nusa Tenggara Timur, Brigjen Pol. Heri Heriyandi bertugas sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Dalops Stamaops Polri, sedangkan Kombes Pol. R. Dadik Junaedi Supri Hartono memasuki masa purna bakti.

Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polda Aceh. Menurutnya, kontribusi mereka telah memberikan dampak positif bagi pelaksanaan tugas kepolisian di Aceh.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolda Aceh berharap agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah tugas masing-masing, serta terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

(Humas Polres Pidie Jaya)

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Satgas Gulbencal Kodam IM bersama BPBD bersihkan Puskesmas Ladang Rimba, Aceh Selatan

News

Masih tertutup lumpur, Prajurit Yonif 115/ML bersihkan SDN 04 Kuala Simpang”

News

Jembatan Bailey Karang Rejo, Bener Meriah Rampung, TNI, Pemda bersama Warga Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Aceh

Kodam Iskandar Muda kebut Progres Pembangunan Jembatan Bailey di Wilayah Terdampak Banjir Provinsi Aceh

Tni-Polri

Kepedulian Nyata Polri, Rumah Bantuan di Pidie Jaya Tuntas Dibangun

Tni-Polri

Jelang HUT RI, Patroli Pidie Jaya Diperkuat

Tni-Polri

Prajurit Yonif TP 902/SPG Renovasi Mushola Al-Ikhsan Pascabanjir Aceh Tamiang

Tni-Polri

Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Linge Aceh Tengah Capai 45,5 Persen