Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Senin, 6 Juli 2026 - 18:12 WIB

Sabet Sembilan Penghargaan, Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

Jakarta – Pemerintah Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026 yang digelar di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin malam (6/7/2026).

Dalam gelaran yang diinisiasi oleh CNN Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini, Aceh berhasil memborong sembilan kategori penghargaan sekaligus.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf, menerima satu trofi Juara Utama untuk Kategori Inklusif Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Adapun predikat juara utama tersebut dan delapan kategori lainnya yang disabet Aceh meliputi:

Juara 1 Kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Juara 2 Kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Juara 2 Kategori Pariwisata Ramah Muslim.

Juara 2 Kategori Inkubasi Bisnis Usaha Syariah.

Juara 3 Kategori Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Juara 3 Kategori Rencana Aksi Daerah.

Juara 4 Kategori Keuangan Mikro Syariah.

Juara 4 Kategori Ekonomi Pesantren.

Juara 5 Kategori Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS).

Wakil Presiden RI Periode 2019-2024, yang juga Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) KH. Ma’ruf Amin, menegaskan bahwa keberhasilan daerah dalam mengembangkan ekonomi syariah harus diikuti dengan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah dan berbagai lembaga. Menurutnya, dukungan tersebut mencakup penguatan kebijakan, penyempurnaan regulasi, serta sinkronisasi berbagai program sektoral agar pembangunan ekonomi dan keuangan syariah berjalan secara terintegrasi. Ia juga berharap Anugerah Adinata Syariah tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi semata, tetapi menjadi pemicu lahirnya transformasi ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi sumber pembelajaran yang dapat direplikasi oleh daerah lain.

Baca Juga:  Kadis Syariat Islam Pimpin 52 Relawan DSI Aceh Gotong Royong di Aceh Utara Pasca Bencana

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, dalam sambutannya menekankan bahwa apresiasi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk pengakuan atas dampak nyata ekonomi syariah bagi kemaslahatan masyarakat.

“Anugerah ini adalah bentuk apresiasi sekaligus penghargaan yang tidak hanya mengukur administratif, tapi juga melihat dampak nyata dari ekonomi syariah yang tentu untuk kemaslahatan masyarakat. Ini harus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi,” ujar Sholahudin.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh yang akrab disapa Dek Fadh ini menegaskan bahwa torehan ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen di Aceh.

“Sembilan penghargaan yang kita bawa pulang malam ini adalah hasil kerja keras seluruh masyarakat Aceh. Ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan sebuah amanah besar untuk terus menghadirkan inovasi ekonomi syariah yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

News

Pimpin Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara

Aceh

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Truk Sampah dari PT Perta Arun Gas

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

Aceh

Kak Na: Gekrafs harus Kreatif, Inovatif dan tetap Peduli Sesama

Aceh

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang Bantu Padamkan Kebakaran Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang di Desa Tanjung Karang
Petugas berjaga saat massa Aksi Reuni PA 212 bergerak ke arah Jalan Sudirman, Kamis (2/12). Foto: Nugroho GN/kumparan

Headline

PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani

Aceh

WAGUB ACEH AJAK PERKUAT SINERGI DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN PADA HARI JADI KE-27 ACEH SINGKIL

Aceh

Komisi I DPR Aceh Terima Audiensi SMSI Aceh, Bahas Tantangan Media Sosial di Era Digital