BANDA ACEH – Alumni Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Tgk. Helmi Abu Bakar, resmi meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (22/6/2026).
Sidang promosi doktor tersebut berlangsung terbuka di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan dihadiri dewan penguji, promotor, serta keluarga besar akademik.
Tgk. Helmi Abu Bakar berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Suluk dan Pendidikan Karakter: Studi Praktik Suluk Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga” di hadapan para penguji.
Kepala Bagian Humas Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia, Tgk. Mursalin, M.H., mengatakan penelitian tersebut merekonstruksi suluk bukan hanya sebagai ritual zikir, tetapi sebagai sistem pendidikan karakter sufistik yang terstruktur.
Menurutnya, suluk di Dayah MUDI mencakup pembinaan karakter melalui disiplin ibadah, pengendalian diri, pembiasaan akhlak, kepatuhan aturan, serta bimbingan intensif dari guru atau mursyid.
Sidang berlangsung cukup ketat dengan berbagai pertanyaan kritis dari para penguji terkait metodologi, landasan teori, validitas data, hingga kebaruan konsep suluk sebagai model pendidikan karakter.
Namun, Tgk. Helmi dinilai mampu menjawab seluruh pertanyaan secara sistematis dengan merujuk pada data lapangan dan teori yang digunakan dalam penelitiannya.
Penelitian itu juga menunjukkan bahwa praktik suluk memadukan pembinaan lahiriah seperti ibadah dan disiplin, serta pembinaan batiniah seperti zikir, muhasabah, muraqabah, dan pengendalian hawa nafsu.
Keberhasilan Tgk. Helmi meraih gelar doktor ini menjadi kebanggaan bagi kalangan dayah dan akademisi, sekaligus memperkuat posisi suluk sebagai model pendidikan karakter berbasis tradisi Islam di Aceh.
(AFIT)























